Kepolisian Kaimana Membongkar Kantor Parlemen Rakyat Daerah Kaimana dan Menangkap 14 Aktivis KNPB Kaimana.

1Penangkapan aktivis KNPB Wilayah Kaimana dan anggota Parlemen Rakyat Daerah Kaimana dan pembongkaran Kantor KNPB dan Parlemen Rakyat Daerah Kaimana yang terjadi pada tanggal 12 April lalu yang dipimpin langsung oleh Kapolres Kaimana AKBP. Moch Riky Prasetio, S.IK. Dalam peristiwa itu, tercatat ada 13 Aktivis &  dan satu simpatisan Perjuangan yang menjadi korban penangkapan. Untuk itu, berikut adalah Kronologi peristiwa pembongkaran dan penangkapan:

Kronologi :

Pertemuan dalam Rangka dukungan MSG menjadi anggota penuh dan KTT IPWP di Inggris tanggal 3 Mei yang digelar oleh KNPB dibawah pengawasan penanggungjawab politik Parlemen Rakyat Daerah Kaimana pada tanggal 12 april 2016 berlangsung pada pukul 13.00 Waktu Papua Barat. Kegiatan yang dilakukan adalah Diskusi bersama pada Aktivis dan simpatisan pejuangan. Kegiatan itu pun berlangsung dengan aman sampai selesai sekitar pukul 15.00 yang di ikuti dengan foto bersama dengan spanduk bertulisan We Need International Supervised Vote.

5

Setelah usai, sebagian rakyat, aktivis  dan pimpinan Parlemen Rakyat Daerah Kaimana kembali ke kediaman masing masing, namun hampir setelah beberapa menit, Kantor KNPB & PRD Kaimana di grebek secara tiba-tiba oleh satuan Kepolisian Resor Kaimana dibawah pimpinan AKBP. Moch Riky Prasetio, S.IK. Melihat kejadian itu, SEKJEND PRD Kaimana mencoba melakukan pendekatan untuk berdialog dengan Kapolres, namun permintaan untuk berdialog tidak ditanggapi oleh Kapolres AKBP. Moch Riky Prasetio, S.IK, sehingga Kapolres bersama anak buahnya langsung menangkap dan memukul semua rakyat bangsa Papua di tempat pertemuan tersebut. Penangkapan berlanjut pada 12 Aktifis yang terdiri dari 5 Anggota PRD Kaimana, 7 anggota KNPB Kaimana dan ditambah satu simpatisan KNPB & PRD Kaimana. Penangkapan itu terjadi pada sekitar pukul 16.00 yang berlanjut pada pembongkaran tiga aset bangunan yang terdiri dari Satu Ruang Pertemuan, Satu Ruang Sekretariat, Satu Buah dapur. Berikut adalah nama-nama anggota yang ditangkap oleh Kepolisian Resor Kaimana adalah sebagai berikut:

  1. Yohanis Furay (27) – Sekjend PRD Kaimana
  2. Arifin Tanggarofa (50) – PRD Kaimana
  3. Ainia Kurita (40)-PRD Kaimana
  4. Lilian Tapnesa (56) PRD Kaimana
  5. Fata Watora (49) PRD Kaimana
  6. Simon Egana (46) PRD Kaimana
  7. Agus Surbay (40) KNPB Kaimana
  8. Melianus Siwary (50) KNPB Kaimana
  9. Stevanus Werfete (26) KNPB Kaimana
  10. Aser Kubewa (56) KNPB Kaimana
  11. Elon Airabu (23) KNPB Kaimana
  12. Yusuf Surbay (54) KNPB Kaimana
  13. Sepy Surbay (30) KNPB Kaimana
  14. Melianus Surbay (60) Simpatisan

Dalam pembongkaran itu sejumlah aset pada sekretariat disita oleh anggota kepolisian, sejumlah barang yang disita itu terdiri dari, satu buah Laptop, 1 Buah Printer, 9 Buah HP, Bendera KNPB, Spanduk, 3 buah buku Tok Pisin, pakaian Armi KNPB, 2 Buah Parang dapur, 1 Buah Kapak Dapur, 2 Buah Tifa, 4 Buah Kendaraan Roda dua. Selain itu, satu buah printer dihancurkan, dan pembakaran sejumlah poster perjuangan. Para aktifis langsung diamankan ke Polres Kaimana, Setibanya di Polres Kaimana, Ke para Aktifis yang masih berusia muda dipaksa berjalan jongkok hampir seratus meter ke Ruang Reserse untuk diinterogasi. Interogasi berlangsung sejak pukul 17.00 sampai jam 2 malam dan berlanjut sampai tanggal 13 April 2016.

2

Tanggal 13 April 2016, sekitar pukul 11.00, Pimpinan Parlemen dan sejumlah anggota Parlemen yang dipimpin oleh Wakil Ketua II, Karel Meigy mendatangi Kapolres Kaimana dan mendesak Kapores untuk membebaskan ke 14 orang yang di tangkap polres Kaimana.  Sehingga, sekitar pukul 16.00, Kapolres Kaimana membebaskan 13 Aktivis dan 1 simpatisan yang ditangkap, dan mengembalikan sejumlah aset milik para aktifis berupa satu buah Laptop, 1 Buah Printer, 9 Buah HP, 2 Buah Tifa, 4 Buah Kendaraan Roda Dua. Sementara  sejumlah barang lain yang tidak dikembalikan adalah Bendera KNPB, Spanduk,  3 buah buku Tok Pisin, pakaian Armi KNPB, 2 Buah Parang dapur, 1 Buah Kapak Dapur. Dalam perbincangan dengan Kapolres sebelum keluar meninggalkan Kantor Kepolisian Resor Kaimana, Kapolres menekankan kepada para aktifis dan simpatisan yang ditahan agar tidak berkumpul dan beraktifitas kembali di Sekretariat Parlemen Rakyat Daerah Kaimana.

4

Kapolres AKBP. Moch Riky Prasetio, S.IK. menegaskan bahwa akan melakukan pembongkaran lagi terhadap bangunan sekretariat bila para aktifis KNPB mapupun Parlemen dan rakyat Papua di Kaimanan berusaha untuk membangun kembali. Kapolres AKBP. Moch Riky Prasetio, S.IK. memberi pesan bahwa, akan mengejar para aktifis kemana saja di wilayah Kaimana dalam setiap kegiatan dan aktifitas perjuangan yang dilakukan.

Advertisements

About Admin

Parlemen Nasional West Papua Fraksi Bomberai adalah Lembaga Representative bangsa Papua di Teritori Bomberai (Mimika, Kaimana dan Pak-Pak).
This entry was posted in PRD KAIMANA NEWS and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s